Berita Terkini ~ Maradona sangat berduka atas meninggalnya Fidel Castro. Legenda sepak bola Argentina ini tak hanya menganggap pemimpin Kuba itu sebagai idola dan teman, tapi sudah seperti ayah keduanya. Karier cemerlang Maradona ternoda dengan kebiasan buruknya mengonsumsi narkoba. Eks pemain Napoli dan Barcelona itu sempat diskorsing pada 1991 akibat gagal melewati tes doping.
Maradona mencoba menyembuhkan ketergantungannya pada narkoba. Namun, klinik-klinik di Argentina menutup pintu untuk membantu menyembuhkannya.
Di tengah rasa frustasi, datang bantuan dari Fidel Castro. Pemimpin Kuba tersebut mengajak Maradona bermukim di Havana selama empat tahun untuk menyembuhkan ketergantungannya pada narkoba.
Maradona dan Castro memiliki hubungan pertemanan. Maradona menganggap tokoh revolusionere itu tidak hanya teman dan idola, tapi juga sudah seperti ayah keduanya.
Sekadar informasi, Kuba dikenal sebagai negara yang tegas dalam menghukum pemilik narkoba. Mereka menyebar dokter dan relawan kemanusian bagi yang membutuhkan.
"Dia membuka pintu Kuba untuk saya ketika klinik-klinik di Argetina menutup pintunya karena tidak ingin kematian Maradona ada di tangan mereka," kata Maradona seperti dilansir Reuters, Minggu (27/11/2016).
PREDIKSI TOTO TERAKURAT??
PREDIKSI BOLA??



