Berita Terkini ~ G-SPOT sejak lama menjadi perbincangan seksolog karena tidak memicu rangsangan seksual. Bahkan, G-Spot jenisnya juga tidak hanya dari klitoris saja. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari King College, London menyebutkan, G-Spot mungkin hanya identik dengan klitoris dan bukan zona sensitif seksual yang terpisah.
Tim Spector mempelajari fungsi seksual dari 1.800 wanita. Dari hasil studi itu, seksolog dan peneliti lainnya tidak setuju jika G-Spot hanya terpaku dengan klitoris. Karena menurut mereka, ada bagian G-Spot lainnya yang tak kalah nikmat saat disentuh dan dirangsang. Adapun G-Spot pada wanita yakni bagian belakang leher, bagian pangkal paha, bibirnya yang seksi, buah dadanya, hingga bagian telinganya. Ini pun berlaku dengan bagian pria. Sementara yang lain, seperti penelitian di Inggris, percaya bahwa G-Spot itu tidak ada. Walaupun mungkin terdengar seperti beberapa permainan seks sederhana. Semua studi tersebut memang ada buktinya. Tapi semua cara merangsangnya bergantung kreativitas pasangan suami istri untuk membangkitkan kenikmatan. Demikian dilansir Thehealthsite.

